Patung Peringatan Pembataian di Lapangan Tianmen di Hongkong Yang Berusia 24 Tahun Akan Disingkirkan

Patung Peringatan Pembataian di Lapangan Tianmen di Hongkong Yang Berusia 24 Tahun Akan Disingkirkan

chen-wei.org – Universitas Hong Kong mengatakan patung peringatan pembantaian di Lapangan Tiananmen yang berusia 24 tahun harus disingkirkan.

Di Universitas Hong Kong terdapat patung ikonik, Pilar of Embarassment, yang menggambarkan puluhan tubuh manusia yang tercabik-cabik dan terbelit saat peristiwa pembantaian di Lapangan Tiananmen pada 1989.

Pihak Universitas Hong Kong mengatakan keputusan penyingkiran Pilar of Embarassment itu “berdasarkan penilaian risiko terbaru dan nasihat hukum”. Pernyataan itu tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

China baru-baru ini memang bergerak untuk membungkam suara oposisi terhadap pemerintahannya di Hong Kong. Pembantaian di Lapangan Tiananmen masih menjadi topik yang sangat disensor di pemerintahan China modern.

Peristiwa pembantaian itu diperingati setiap tahun di Hong Kong hingga dilarang oleh pihak berwenang pada 2020, dengan alasan tindakan pencegahan Covid-19.

Awal 2021, sembilan aktivis pro-demokrasi dijatuhi hukuman antara 6 dan 10 bulan penjara karena ikut serta dalam acara peringatan pembantaian di Lapangan Tiananmen pada 2020 yang telah dilarang.

Pilar of Embarassment dibuat oleh pematung Denmark Jens Galschiot, dan patung tersebut telah dipajang di Universitas Hong Kong selama 24 tahun.

Namun mendadak Universitas Hong Kong menulis surat kepada aliansi Hong Kong, meminta agar patung peringatan pembantaian di Lapangan Tiananmen sudah harus dihapus pada 13 Oktober.

Aliansi Hong Kong adalah sebuah kelompok yang dahulu menyelenggarakan acara tahunan peringatan pembantaian di Lapangan Tiananmen, tetapi sekarang kelompok ini telah dibubarkan. Universitas Hong Kong juga mengatakan bahwa patung itu akan dianggap “ditinggalkan”, jika tidak dikeluarkan dari kampus.

Galschiot mengatakan kepada Hong Kong Free Press bahwa patung Pilar of Shame itu, yang diberikan kepada aliansi sebagai hadiah, “sulit untuk dipindahkan”.

“Sangat tidak adil untuk menghapusnya dalam waktu sepekan, padahal sudah 24 tahun berada di sana,” kata Galschiot. Ia menambahkan bahwa patung itu bisa rusak jika dipindahkan tergesa-gesa.

Apa yang terjadi di Lapangan Tiananmen?

Pada 1989, di Lapangan Tiananmen Beijing merupakan pusat protes skala besar, menyerukan reformasi dan demokrasi. Para demonstran telah berkemah selama berminggu-minggu di Lapangan Tiananmen, tetapi pada akhir 3 Juni, militer bergerak masuk.

Setelah itu, terjadilah peristiwa pembantaian di Lapangan Tiananmen. China hanya pernah mengatakan bahwa 200 warga sipil dan personel keamanan tewas, tetapi belum ada catatan kematian resmi yang dirilis ke secara publik.

Saksi dan wartawan asing mengatakan angka kematian dari peristiwa di Lapangan Tiananmen itu bisa mencapai 3.000 orang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *